Kamis, 03 April 2025

Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (Dirjen PI), Herry Trisaputra Zuna hadir dalam acara Talkshow & Halal Bihalal “Ketahanan Pangan & Infrastruktur Mendukung Indonesia Emas 2045” diselenggarakan oleh Inkindo  di Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PI menjelaskan bahwa untuk menuju Indonesia emas 2045 pendapatan perkapitanya harus ada di 33.000 USD dan sekarang ada 5.600 USD. "Jadi untuk sampai ke 2045 kita masih punya waktu 20 tahun lagi, dan selisihnya masih ada 5 kalinya.  Perlu upaya besar yang harus kita lakukan untuk mencapai itu semua", ujarnya.

Selanjutnya, peningkatan investasi infrastruktur di tahun 2045 diharapkan mampu mencapai 8% dari PDB, sedangkan saat ini masih berada di  angka 5% dari PDB. Selain itu, stok infrastruktur di tahun 2045 harus mencapai target 70% dari PDB, dan pada hari ini kita masih berada di angka 40%.

Dirjen PI juga menambahkan bahwa Indonesia emas itu bukan sesuatu yang  tiba tiba ada, tapi harus ada suatu proses untuk kita lakukan. Dalam merumuskan dan mewujudkan itu semua kita perlu inovasi.

Inovasi bidang pembiayaan infrastruktur menjadi  hal ini perlu terus dilakukan karena pembangunan infrastruktur saat ini masih banyak menghadapi berbagai tantangan, diantaranya: kapasitas tampung air yang masih rendah yakni 58 m³/kapita/tahun, kondisi ini masih jauh dibandingkan negara tetangga (Malaysia) yang mampu mencapai 712 m³/kapita/tahun. Selain itu, penyediaan air minum perpipaan di Indonesia masih menjangkau 20,6%. Pada sektor Perumahan juga terdapat tantangan backlog kepemilikan rumah yang sangat besar yakni 12,7 juta rumah tangga.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110, Gedung G
 ppid.djpi@pu.go.id
Telp: (021) 7262535