PU-LOGO

  ☆ PENGUMUMAN PEMENANG LELANG PENGADAAN BUP PROYEK KPBU PRESERVASI JALAN LINTAS TIMUR SUMATERA - PROVINSI RIAU ☆     ☆ PENGUMUMAN HASIL PRAKUALIFIKASI PENGADAAN BUP PROYEK KPBU KEGIATAN PENGGANTIAN DAN/ATAU DUPLIKASI JEMBATAN CH DI PULAU JAWA ☆  

Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan (DJPI) melalui Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air (PPISDA) mengadakan acara Rapat Koordinasi Proyek KPBU SPAB Kuwil Sulawesi Utara, pada hari Kamis (3/6) di Manado.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam upaya memperoleh data dan informasi yang komprehensif, terkait kondisi aktual di lapangan, serta menampung masukan dari stakeholder dalam rangka penyiapan proyek melalui skema KPBU sehingga nantinya diharapkan dapat menghasilkan dokumen Studi Saluran Pembawa Air Baku (SPAB) Kuwil Pendahuluan dan (Outline Business Case) OBC yang berkualitas dan memiliki daya tarik untuk investor.

Direktur PPISDA, Arvi Argyantoro menyampaikan dalam sambutannya bahwa pembangunan SPAB Kuwil melalui skema KPBU ini diharapkan dapat didukung oleh rencana pemanfaatan di bagian hilir (SPAM) sehingga penyediaan air baku dilaksanakan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir sehingga dapat meminimalkan timbulnya risiko interface di kemudian hari.

“Suplai air baku semakin terbatas akibat menurunnya debit pada sumber-sumber air dan tingginya laju sedimentasi pada tampungan-tampungan air. Di sisi lain, pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan air baku,” ujar Arvi.

Sementara itu, berdasarkan hasil proyeksi kebutuhan air baku pada Survey Investigasi dan Desain (SID) Penyediaan Air Baku Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, dan Kota Manado, dibutuhkan air baku sebesar 3,23 m3/s pada tahun 2022, dan akan naik menjadi 8,22 m3/s pada tahun 2037. Sedangkan penyediaan air baku eksisting hanya sebesar 0,35 m3/s. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan suplai air baku melalui pemanfaatan sumber air permukaan, salah satunya melalui pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan dan SPAB Kuwil yang telah direncanakan dalam Renstra Ditjen. SDA Tahun 2020-2024 dan RTRW Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2014-2034.

Saat ini, Bendungan Kuwil Kawangkoan sedang dibangun oleh Kementerian PUPR di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara dan ditargetkan selesai pada Tahun 2022. Berdasarkan Dokumen Detail Desain Bendungan Kuwil, salah satu manfaat dari Bendungan adalah penyediaan kebutuhan air baku untuk Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa Utara sebesar 4,5 m3/s. Kemudian, berdasarkan Renstra Ditjen. SDA Tahun 2020-2024, penyediaan air baku dari Bendungan Kuwil Kawangkoan untuk Kota Manado sebesar 2,63 m3/s mendukung salah satu Major Project RPJMN 2020-2024 yaitu MP-33 Akses Air Minum Perpipaan (10 Juta Sambungan Rumah). Sedangkan penyediaan air baku dari Bendungan Kuwil Kawangkoan untuk KEK Bitung dan Minahasa Utara sebesar 1,87 m3/s mendukung salah satu Tematik Pembangunan RPJMN 2020-2024 yaitu T-03 Dukungan Terhadap Industri. Oleh karena itu, penyediaan air baku dari Bendungan Kuwil melalui pembangunan Saluran Pembawa Air Baku (SPAB) Kuwil perlu segera dilaksanakan.

Dalam rangka mempersiapkan SPAB Kuwil, DJPI melalui Dit. PPISDA saat ini sedang melakukan penyusunan Studi Pendahuluan untuk memberikan gambaran mengenai perlunya pembangunan SPAB Kuwil melalui KPBU dan dilanjutkan dengan penyusunan Kajian Awal Prastudi Kelayakan/Outline Business Case (OBC) untuk menilai kelayakan KPBU SPAB Kuwil dengan mempertimbangkan aspek hukum, teknis, ekonomi, keuangan, pengelolaan risiko, lingkungan, dan sosial. Penyusunan OBC direncanakan selesai pada Q4 Tahun 2021, yang akan dilanjutkan dengan penyusunan FBC di Q2 Tahun 2022, dan transaksi pada Q1 Tahun 2023, sehingga konstruksi dapat dimulai pada Q4 Tahun 2023.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Ditjen. Sumber Daya Air Bastari, Kasubdit Wilayah III Direktorat Air Minum Ditjen. Cipta Karya Ade Syaiful, Kepala Subdirektorat Legalisasi Rencana Investasi Dit. PPISDA Acep Atmaja dan Kepala Sub Direktorat Koordinasi Kerja Sama Investasi Dit. PPISDA Arifn. Hadir pula perwakilan dari Direktorat Air Minum Ditjen. Sumber Daya Air, perwakilan dari PDAM Minahasa Utara, perwakilan dari PDAM Bitung, perwakilan dari Bapelitbang Manado dan perwakilan dari Bapelitbang Minahasa Utara, dan perwakilan dari unit kerja di DJPI.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (ind)