PU-LOGO

  ☆ PENGUMUMAN PEMENANG LELANG PENGADAAN BUP PROYEK KPBU PRESERVASI JALAN LINTAS TIMUR SUMATERA - PROVINSI RIAU ☆     ☆ PENGUMUMAN HASIL PRAKUALIFIKASI PENGADAAN BUP PROYEK KPBU KEGIATAN PENGGANTIAN DAN/ATAU DUPLIKASI JEMBATAN CH DI PULAU JAWA ☆  

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto memberikan sambutan sekaligus membuka acara Sosialisasi Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Syariah melalui aplikasi zoom, Selasa (30/3). Acara yang diselenggarakan secara daring dan luring di Jakarta ini merupakan kerjasama antara Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan (DJPI) Kementerian PUPR dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Dalam sambutannya Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan menyampaikan bahwa melihat potensi pembiayaan syariah yang secara nyata tersedia saat ini namun belum optimal dimanfaatkan untuk membiayai proyek KPBU di Kementerian PUPR, ditambah dengan kebutuhan investasi penyediaan infrastruktur Kementerian PUPR yang demikian besar, maka pada kesempatan tersebut, beliau mengajak semua pihak untuk bersinergi mengembangkan KPBU syariah untuk mewujudkan target pembangunan infrastruktur di Indonesia.

 “Dalam membiayai proyek infrastruktur, Bank syariah dapat melakukan sindikasi/co-financing baik dengan bank syariah, bank konvensional, maupun financier lainnya. Pembiayaan KPBU berbasis syariah teranyar di bidang PUPR kita ketahui adalah Proyek KPBU Jalintim Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan senilai Rp644,76 miliar melalui pembiayaan sindikasi” ungkapnya

Selain itu dijelaskan juga bahwa KPBU Syariah dalam praktiknya mengedepankan kepada transaksi-transaksi dengan akad yang sesuai syariah. Sehingga nantinya pengembangan skema KPBU Syariah diprediksi akan menciptakan suatu produk investasi syariah yang berkualitas, sehingga akan turut mendorong masuknya keuangan syariah global ke dalam pembangunan infrastruktur-infrastruktur strategis di Indonesia, baik dari negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) maupun investor lain yang mencari kelas aset baru untuk memperluas portofolio investasi mereka.

Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk upaya Kementerian PUPR melalui dengan KNEKS untuk mendorong terwujudnya implementasi KPBU Syariah sekaligus sebagai wadah untuk mempertemukan supply dan demand dalam hal pembiayaan berbasis syariah sehingga kontribusi ekonomi dan keuangan syariah terhadap pembangunan nasional semakin meningkat

Hadir dalam acara tersebut Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Perwakilan dari Badan Usaha Milik Negara/BUMN, Badan Usaha Pelaksana, Badan Usaha Pemrakarsa, Perbankan Syariah, Presiden Islamic Development Bank (IsDB) serta Para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian PUPR dan DJPI. (fen)