Jumat, 02 Januari 2026

Dirjen PI TAwarkan 15 Proyek KPBU Potensial pada China-Indonesia Invetment Promotion 2025

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Rachman Arief Dienaputra, hadir sebagai narasumber pada forum China–Indonesia Investment Promotion 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (8/12). Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PI memaparkan peluang kerja sama investasi infrastruktur kepada delegasi China Mainland–Macau Joint Delegation.

Dirjen PI menjelaskan bahwa kebutuhan pendanaan infrastruktur Pekerjaan Umum tahun 2025–2029 mencapai Rp1.905 triliun, dengan funding gap sekitar 40 persen. Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, Pemerintah membuka ruang kemitraan dengan sektor swasta, termasuk investor dari Tiongkok.

Dalam forum ini, Dirjen PI menawarkan 15 proyek KPBU potensial yang mencakup sektor sumber daya air, bina marga dan cipta karya.

Pada proyek jalan tol, terdapat sembilan proyek, di antaranya tiga proyek KPBU solicited yang sedang tahap penyiapan (Pra-FS): Tol Pejagan–Cilacap (Jawa Tengah), Tol Gilimanuk–Mengwi segmen Pekutatan–Mengwi (Bali), dan Bandung Intra Urban Toll Road (Jawa Barat). Dua proyek KPBU unsolicited: Tol Sentul Selatan–Karawang Barat dan Tol Bitung – Serpong juga berada pada tahap penyiapan. Empat proyek lainnya masih dalam tahap perencanaan awal, yaitu Akses Jalan Patimban Extension, Tol Caringin–Cisarua, Tol Pluit–Bandara, dan Tol Jatimulya–Bandara.

Pada proyek KPBU bidang sumber daya air, terdapat tiga proyek dengan total investasi senilai Rp1,98 triliun (USD 123,8 juta), terdiri dari dua proyek yaitu PLTM di Bendungan Leuwikeris dan Bendungan Cipanas yang sedang dalam tahap penyiapan, serta Daerah Irigasi Komering yang masih pada tahap perencanaan awal.

Sementara itu, proyek KPBU bidang cipta karya mencakup tiga proyek unsolicited senilai Rp8,78 triliun (USD 548 juta), yaitu SPAM Balikpapan, SPAM Sinumbra, dan TPA Manggar (Balikpapan). Seluruh proyek ini berada pada tahap penyiapan.

Dirjen PI juga menyampaikan berbagai skema pembiayaan yang dapat dikolaborasikan, seperti KPBU, penugasan BUMN, Land Value Capture, B2B, dan blended finance. Pemerintah turut membuka peluang dalam memberikan dukungan berupa penyesuaian tarif tol, tax holiday, pembiayaan lahan oleh LMAN, serta penjaminan proyek melalui PT PII.

Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama dengan mitra internasional demi percepatan pembangunan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR PEKERJAAN UMUM
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110, Gedung G
 ppid.djpi@pu.go.id
Telp: (021) 7262535