Pembiayaan
PENGUMUMAN(0)

Kick Off Meeting Tim Percepatan Sekuritisasi KPR Syariah


Jakarta, 30 Agustus 2018 – Direktorat Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan mengadakan Kick Off Meeting Tim Percepatan Pelaksanaan Sekuritisasi KPR Syariah pada Kamis (30/8) di Ruang Rapat Cenderawasih, Hotel Sotis, Jakarta. Kick Off Meeting tersebut dipimpin oleh Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan, Adang Sutara, dimoderatori oleh Kasubdit Sumber Pembiayaan Sekunder, Kreshnariza Harahap, dan dihadiri oleh Tim Percepatan Pelaksanaan Sekuritisasi KPR Syariah antara lain perwakilan dari DSN-MUI, Jaih Mubarok selaku Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian DSN-MUI dan Hasanudin selaku Wakil Ketua Bidang Pasar Modal DSN-MUI, perwakilan dari OJK, Muhammad Touriq selaku Deputi Direktur Pasar Modal Syariah, Galih Adhidarma selaku Staf Penelitian Departemen Perbankan Syariah, Rima Rezani Marsha selaku Staf Pengaturan Departemen Perbankan Syariah, perwakilan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Sid Kusuma selaku Kepala Divisi Manajemen Kredit beserta jajaran, Edi Setiadi selaku Pakar Pembiayaan Syariah serta para Kasubdit dan Kasi di lingkungan Direktorat Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan.

Selain Tim Percepatan Pelaksanaan Sekuritisasi KPR Syariah, turut pula hadir perwakilan dari Bank BTN Syariah. Agenda dari Kick Off Meeting tersebut adalah membahas rencana kerja Tim Percepatan Pelaksanaan Sekuritisasi KPR Syariah, serta membahas isu dan solusi pelaksanaan sekuritisasi KPR Syariah. Dalam pertemuan tersebut dibahas pula strategi-strategi percepatan yang dimungkinkan untuk dilaksanakan pada tahun ini sebagai target pelaksanaan sekuritisasi KPR Syariah yang dicapai oleh Tim Kerja Percepatan Pelaksanaan Sekuritisasi KPR Syariah yang dibentuk melalui SK Direktur Jenderal Pembiayaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan pada tanggal 07 Mei 2018. Tentunya, Direktorat Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan siap mendukung program sosialisasi dan edukasi sekuritisasi syariah pada tahun 2019, sepanjang sudah terjadi transaksi sekuritisasi tahun 2018 ini.

SMF dan JHF Jepang Jalin Kerjasama Pembiayaan Perumahan


[]Jakarta 13 Agustus 2018 - PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF, melakukan penandatanganan kerjasama dengan Japan Housing Finance Agency (JHF), Jepang, di Bidang Pembiayaan Perumahan, khususnya pengembangan pasar sekunder permbiayaan perumahan pada Senin (13/8) di Jakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan, Adang Sutara, perwakilan dari Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR selaku mitra kerja PT. SMF, Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan RI, Isa Rachmatarwata beserta jajaran, Jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Jajaran Direksi dan Komisaris PT. SMF, serta CEO dan jajaran direksi JHF.

Japan Housing Finance Agency (JHF) sendiri merupakan badan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (MLIT) Jepang dan Kementerian Keuangan (MOF) Jepang. JHF memiliki produk pembiayaan primer perumahan (product lending) dan produk pembiayaan sekunder perumahan (product funding). Dalam mekanisme pembiayaan primer perumahan, JHF memiliki produk yang dapat membiayai sisi supply dan sisi demand. Sisi supply, JHF mampu menyalurkan pembiayaan bagi kredit konstruksi bagi developer dan kredit konstruksi khusus bagi masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Dari sisi permintaan (demand), JHF menyalurkan pembiayaan perumahan (Flat 35) melalui institusi non perbankan (seperti multifinance).

JHF dapat bekerjasama dengan Pemda (sesuai kesepakatan) dalam program pembiayaan perumahan di daerah. Dalam kerjasama tersebut, Pemda berperan memberikan subsidi. Beberapa bentuk kerjasama antara JHF dan Pemda antara lain berupa pendampingan bagi keluarga muda dengan anak-anak dan keluarga muda dengan orang tua, serta revitalisasi kawasan. Direktur Utama PT. Sarana Multigriya Finansial, Ananta Wiyogo menyampaikan harapannya melalui kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi PT. Sarana Multigriya Finansial dan JHF dalam melakukan kerjasama, penelitian, berbagi informasi, berbagi pengetahuan, yang berkaitan erat dengan pembiayaan perumahan.

Adapun kerjasama antara PT. Sarana Multigriya Finansial dan JHF ini akan berlangsung selama satu tahun kedepan. Beberapa pembelajaran dari JHF yang dapat diterapkan di Indonesia melalui PT SMF, antara lain: a.PT SMF perlu didorong agar dapat bekerjasama dengan Pemda dalam pengembangan pembiayaan perumahan di daerah;dan b.PT SMF perlu memperluas produknya, baik produk pembiayaan primer dan pembiayaan sekunder perumahan, yaitu; i.Produk pembiayaan primer perumahan yang perlu dikembangkan dari sisi pasokan, adalah memberikan kredit konstruksi kepada developer. Pembiayaan lainnya dari sisi pasokan adalah pembiayaan untuk pembangunan baru atau perbaikan rumah kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam; dan ii.Adapun pembiayaan sekunder perumahan yang perlu dikembangkan adalah perluasan kegiatan sekuritisasi aset infrastruktur dan perluasan instrumen keuangan melalui “covered bonds”.

Penyerahan Standar Prosedur Operasi Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi Perumahan Syariah


Jakarta 23 Juli 2018 – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bersama dengan Kementerian PUPR meluncurkan Standar Prosedur Operasi Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi (SPO PMK) Perumahan Syariah, pada Senin (23/7) di Ballroom Aryaduta Hotel, Jakarta. Peluncuran SPO tersebut ditandai dengan penyerahan SPO oleh Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, kepada Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti. Dilanjutkan dengan serah terima SPO dari Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti kepada Pengurus Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) yang disaksikan oleh Kepala Departemen Perbankan Syariah, OJK, Ahmad Soekro Tratmono.

Standar Prosedur Operasi Pembiayaan Modal Kerja Konstruksi disusun oleh Kementerian PUPR bersama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dalam rangka percepatan program sejuta rumah dan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan rumah dengan memfasilitasi para developer dalam memperoleh Pembiayaan modal kerja perumahan syariah untuk pembangunan perumahan. SPO PMK Perumahan Syariah, memberikan petunjuk teknis bagi Bank Syariah Penyalur PPR Syariah yang rinci tentang tata cara menyusun proposal permohonan maupun mengajukan pembiayaan PMK Perumahan Syariah ke Bank Syariah, baik Unit Usaha Syariah maupun Bank Umum Syariah.

SPO memberikan petunjuk keseragaman teknis pelaksanaan pembiayaan PMK Perumahan Syariah, mulai dari proses, syarat-syarat yang berkaitan dengan pelaksanaan pemberitan pembiayaan, yang memenuhi prinsip kehati-hatian. Setelah dilakukan peluncuran SPO PMK Perumahan Syariah ini, PT SMF akan melakukan pendampingan secara intensif dalam implementasi penerapannya.

Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangka Koordinasi Acara Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) 2018


Kunjungan ke Kediaman Ibu Meutia Hatta, dalam Rangka Koordinasi Acara Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) Ziarah ke Makam Bung Hatta tanggal 27 Agustus 2018

Upacara dan Ziarah ke Makam Bung Hatta


Upacara dan Ziarah ke Makam Bung Hatta Tanggal 27 Agustus 2018 di Pemakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan dengan Inspektur Upacara Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR dalam Rangka hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) Tahun 2018.

Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Almarhum Bapak Radinal Mochtar


Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Almarhum Bapak Radinal Mochtar di Villa Bumi Yangti, Desa Jogjogan, Cisarua, Bogor Jawa Barat dalam Rangka Peringatan Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) tanggal 15 Agustus 2018.