Jumat, 4 November 2016 | 09:27 WIB

Pemerintah Tetap Fokus Bantu MBR Miliki Rumah Meskipun Anggaran Perumahan Masih Kecil

Pemerintah Tetap Fokus Bantu MBR Miliki Rumah Meskipun Anggaran Perumahan Masih Kecil

Program Sejuta Rumah telah berjalan hampir dua tahun. Namun, program ini masih perlu didukung dengan pengalokasian anggaran yang besar. Saat ini alokasi anggaran untuk sektor perumahan masih kecil, sehingga masih banyak warga yang belum memiliki rumah layak huni. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah, ungkap Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Maurin Sitorus, pada acara Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Bidang Pembiayaan Perumahan, Rabu (2/11) di Bangka.

Meskipun anggaran pemerintah terbatas, tetapi hal ini tidak akan mengurangi perhatian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), bahkan pemerintah terus berusaha mencari solusi agar kebutuhan rumah untuk MBR dapat terpenuhi.

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan rumah, khususnya untuk MBR, lanjut Maurin, pemerintah memiliki beberapa program bantuan mulai dari Bantuan Pembiayaan Perumahan dengan memberikan suku bunga 5% flat selama masa cicilan (sampai 20 tahun), memberikan bantuan uang muka perumahan (BUM), dan pembangunan rumah khusus bagi nelayan maupun perumahan di perbatasan. Selain itu, ada pula bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) bagi pengembang.

Selain itu, masih terdapat beberapa kendala dalam pembangunan perumahan untuk MBR. Kendala yang dihadapi semua daerah dalam penyediaan perumahan bagi MBR hampir semuanya sama, misalnya masalah lahan dan perizinan. "Hampir semua daerah mempunyai masalah perumahan yang sama yakni masalah lahan dan perizinan. Untuk itu peran Pemerintah Daerah sangat diharapkan, misalnya penyediaan lahan dan kemudahan perizinan" ungkap Maurin Sitorus.

Maurin juga mengajak semua pemangku kepentingan bidang perumahan, seperti pengembang, perbankan, pemerintah daerah, dan lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat membantu percepatan pencapaian program sejuta rumah.

Hadir pada acara sosialisasi tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Budiman Ginting, Bupati Bangka, Tarmizi H. Saat, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan, Iwan Nurwanto, Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan, Baby S. Dipokusumo.